Jumat, 25 Mei 2018

Pembahasan Kimia UN: Unsur Transisi Periode Keempat


Pembahasan soal-soal Ujian Nasional (UN) SMA-IPA bidang studi Kimia dengan materi pembahasan Unsur Transisi Periode Keempat yang meliputi sifat unsur transisi periode keempat dan ion kompleks.

Soal Unsur Transisi Periode Keempat UN 2013

Berikut ini beberapa sifat unsur:
  1. konduktor yang naik,
  2. umumnya dapat ditarik medan magnet,
  3. oksidator kuat, dan
  4. bereaksi dengan air membentuk asam.
Sifat dari logam transisi terdapat pada nomor ….
A.   (1) dan (2)
B.   (1) dan (3)
C.   (1) dan (4)
D.   (2) dan (3)
E.   (2) dan (4)

Pembahasan

Di antara sifat unsur transisi periode keempat adalah sebagai berikut:
  • merupakan logam yang lebih keras daripada logam golongan utama
  • penghantar listrik dan penghantar panas yang baik [pernyataan 1 benar]
  • titik didih dan titik leleh tinggi
  • semua unsur transisi bersifat paramagnetik (dapat ditarik magnet) kecuali Zn [pernyataan 2 benar]
  • mempunyai bilangan oksidasi lebih dari satu, kecuali Zn
  • dapat membentuk senyawa berwarna
  • dapat membentuk ion kompleks
  • keelektronegatifan unsur transisi tergolong rendah sehingga bersifat reduktor [pernyataan 3 salah]
  • bereaksi dengan air membentuk basa [pernyataan 4 salah]
Jadi, sifat dari logam transisi terdapat pada nomor 1 dan 2 (A).

Soal Unsur Transisi Periode Keempat UN 2014

Sifat-sifat suatu senyawa sebagai berikut:
  1. titik didih tinggi,
  2. senyawa berwarna,
  3. senyawanya berwarna, dan
  4. menghantarkan arus listrik.
Contoh senyawa yang memiliki sifat tersebut adalah ….A.   CuSO4
B.   SrSO4
C.   MgSO4
D.   Na2SO4
E.   CaSO4

Pembahasan

Sifat-sifat senyawa sebagaimana yang disebutkan pada soal di atas adalah sifat senyawa yang dibentuk oleh unsur transisi periode keempat.
Ada 10 unsur yang tergolong dalam unsur transisi periode keempat, yaitu:
Sc  Ti  V  Cr  Mn  Fe  Co  Ni  Cu  Zn
Dari 5 opsi jawaban di atas, hanya Cu yang termasuk unsur transisi, sedangkan yang lain termasuk unsur golongan utama.
Jadi, senyawa yang memiliki sifat-sifat di atas adalah CuSO4 (A).

Soal Unsur Transisi Periode Keempat UN 2007

Ion kompleks yang terdiri dari:
  • ion pusat Fe dengan bilangan oksidasi +2,
  • ligan CN, dan
  • bilangan koordinasi 6
Rumus ion kompleks yang benar adalah ….A.   Fe(CN)64–
B.   Fe(CN)62+
C.   Fe(CN)64+
D.   Fe(CN)62–
E.   Fe(CN)42–

Pembahasan

Keterangan tentang ion kompleks adalah sebagai berikut:
  • Ion pusat adalah unsur dari logam transisi yang menjadi pusat ikatan
  • Ligan adalah anion/senyawa yang diikat oleh ion pusat
  • Bilangan koordinasi adalah banyak ligan yang diikat oleh ion pusat
Nah, sekarang kita hitung muatan ion kompleks.
Muatan ion kompleks = muatan atom pusat + muatan ligan
   = +2 + 6×(−1)
   = + 2 − 6
   = −4
Dengan demikian, rumus ion kompleks tersebut adalah:
Fe(CN)64–
Jadi, rumus ion kompleks yang benar adalah opsi (A).

Soal Unsur Transisi Periode Keempat UN 2005

Sebuah ion kompleks tersusun dari ion pusat Fe2+ dengan ligan 2 molekul H2O dan 4 ion S2O32–. Rumus ion kompleks tersebut adalah ….A.   [Fe(H2O)2(S2O3)4]+
B.   [Fe(H2O)2(S2O3)4]2−
C.   [Fe(H2O)2(S2O3)4]6−
D.   [Fe(H2O)2(S2O3)4]2+
E.   [Fe(H2O)2(S2O3)4]3+

Pembahasan

Ion kompleks di atas mempunyai dua jenis liga, yaitu H2O dan S2O32–. Ligan H2O adalah molekul sehingga muatannya nol sedangkan ligan S2O32– adalah ion yang bermuatan −2.
Muatan ion kompleks = muatan atom pusat + muatan ligan
   = +2 + 2×0 + 4×(−2)
   = +2 − 8
   = −6
Sehingga rumus molekul ion kompleks tersebut adalah:
[Fe(H2O)2(S2O3)4]6−
Jadi, rumus molekul ion kompleks tersebut adalah opsi (C).

Soal Unsur Transisi Periode Keempat UN 2006

Nama senyawa kompleks [Co(NH3)4Cl2]Cl adalah ….A.   tetraamindiklorokobalt(III) klorida
B.   tetraamindiklorokobalt(II) diklorida
C.   triklorotetraaminkobalt(III)
D.   diklorotetraaminkobaltat(III) klorida
E.   tetraaminkobalt(III) triklorida

Pembahasan

Mula-mula senyawa kompleks tersebut kita ionkan terlebih dahulu.
[Co(NH3)4Cl2]Cl → [Co(NH3)4Cl2]+ + Cl
Kationnya merupakan ion kompleks sedangkan anionnya merupakan ion biasa.
Ion kompleks tersebut bermuatan +1, mempunyai atom pusat Co, 4 ligan NH3 (bermuatan 0), dan 2 ligan Cl (bermuatan −1). Bilangan oksidasi ion pusat (p) adalah:
p + 4×0 + 2×(−1) = +1
                    p − 2 = +1
                          p = +3
Nama ion kompleks diawali dengan jumlah ligan dan nama ligan kemudian diikuti nama ion pusat beserta bilangan oksidasinya. Bilangan oksidasi ion pusat ditulis dengan angka Romawi dalam tanda kurung.
Dengan demikian, nama ion kompleks tersebut adalah:
tetraamindiklorokobalt(III)
sehingga nama senyawa kompleksnya adalah:
tetraamindiklorokobalt(III) klorida
Jadi, nama senyawa kompleks tersebut adalah opsi (A).

Artikel Terkait