Kumpulan RPP Kurikulum 2013 SD, MI, SMP , MTS, SMA, MA, SMK Terlengkap

 

Jumat, 25 Mei 2018

Pembahasan Biologi No. 51 - 55 TKD Saintek SBMPTN 2017 Kode Naskah 157

Pembahasan soal Biologi Tes Kemampuan Dasar Sains dan Teknologi (TKD Saintek) Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) tahun 2017 Kode Naskah 157 nomor 51 sampai dengan nomor 55 tentang:
  • jaringan tumbuhan, 
  • pertumbuhan dan perkembangan, 
  • rekombinasi gen, 
  • hereditas manusia, serta 
  • struktur dan fungsi sel.

Soal No. 51 tentang Jaringan Tumbuhan

Daun merupakan organ tumbuhan yang berperan dalam proses fotosintesis dan transpirasi. Struktur daun yang mendukung kedua peran tersebut adalah ….
A.   susunan sel pada jaringan mesofil yang rapat
B.   perbandingan luas area dan volume daun yang besar
C.   stomata mengatur fungsi sel penjaga dalam transpirasi
D.   luas pori stomata 30% dari luas permukaan bawah daun
E.   transpirasi yang rendah pada permukaan daun yang luas

Pembahasan

Baik fotosintesis maupun transpirasi (penguapan air), keduanya memerlukan cahaya matahari. Untuk itu diperlukan permukaan daun yang luas agar kedua proses tersebut berlangsung secara optimal.
Selain itu, diperlukan struktur daun yang tipis agar jaringan palisade dan jaringan bunga karang yang berada pada lapisan mesofil menjadi lebih dekat ke permukaan daun. Hal ini mengharuskan volume daun kecil.
Mari kita periksa satu per setiap opsi jawaban!
  • Karena permukaan daun luas maka susunan sel menjadi renggang dan banyak rongga antarsel. kondisi ini sangat berguna dalam penyimpanan cadangan gas karbondioksida (CO2). [opsi A salah]
  • Karena luas permukaan besar dan volume kecil maka perbandingan antara luas area dan volume daun menjadi besar. [opsi B benar]
  • Stomata tidak hanya berperan dalam proses transpirasi. Stomata juga berfungsi sebagai lubang pertukaran gas, yaitu gas oksigen (O2) hasil fotosintesis dengan gas karbondioksida (CO2) yang dibutuhkan dalam proses fotosintesis. [opsi C salah]
  • Luas pori stomata hanya 1 – 12% dari luas permukaan daun. Dengan luas pori tersebut, daun dapat melakukan transpirasi dan fotosintesis tanpa kehabisan air. [opsi D salah]
  • Dengan permukaan yang luas, daun dapat melakukan transpirasi lebih cepat. [opsi E salah]
Jadi, struktur daun yang mendukung proses fotosintesis dan transpirasi adalah opsi (B).

Soal No. 52 tentang Pertumbuhan dan Perkembangan

Tumbuhan teh sering dipangkas pucuknya untuk meningkatkan jumlah percabangan dan jumlah daun muda yang terbentuk. Proses biologis yang terkait dengan hal tersebut ….A.   tidak berpengaruh terhadap pertumbuhan meristem apikal dan meristem lateral
B.   meningkatkan pertumbuhan meristem apikal dan menekan pertumbuhan meristem lateral
C.   menekan pertumbuhan meristem apikal dan meningkatkan pertumbuhan meristem lateral
D.   menekan pertumbuhan meristem apikal dan meristem lateral
E.   meningkatkan pertumbuhan meristem lateral dan meristem apikal

Pembahasan

Meristem apikal adalah jaringan yang terdapat pada ujung akar dan batang. Meristem apikal menyebabkan pohon tumbuh tinggi. Sedangkan meristem lateral menyebabkan pohon tumbuh ke samping.
Pemangkasan pucuk pohon teh dimaksudkan agar pohon teh tidak tumbuh tinggi melainkan tumbuh pendek tetapi rimbun ke samping.
Hal ini berarti bahwa pemangkasan pucuk tersebut menghambat pertumbuhan meristem apikal dan meningkatkan pertumbuhan meristem lateral.
Jadi, proses biologis yang terkait dengan pemangkasan pucuk pohon teh adalah (C).

Soal No. 53 tentang Rekombinasi Gen

Gen H hitam dominan terhadap h pada kromosom nomor 5. Rekombinasi salah satu kromosom nomor 5 ke kromosom nomor 6 menyebabkan null allele pada kromosom nomor 6 pindah ke kromosom nomor 5. Jika individu normal mempunyai genotip Hh00, individu rekombinan memiliki genotip ….
A.   HHHh
B.   HhHh
C.   H0h0
D.   H0H0
E.   hHh0

Pembahasan

Rekombinasi gen adalah pemotongan untaian DNA yang diikuti oleh proses penggabungan kembali. Rekombinasi juga bisa terjadi antar-kromosom yang melibatkan proses pertukaran secara fisik antara bagian-bagian kromosom.
Rekombinasi gen menyebabkan adanya susunan pasangan gen yang berbeda dari induknya.
Individu normal mempunyai genotip Hh00 memiliki genotip rekombinan H0h0.
Jadi, genotip individu rekombinan tersebut adalah H0h0 (C).

Soal No. 54 tentang Hereditas pada Manusia

Gen pembawa sickle cell anemia bersifat resesif dan tidak mudah hilang di alam. Penderita penyakit tersebut tahan terhadap malaria. Fenomena ini berkaitan dengan ….A.   heterozygote advantage
B.   dominasi karakter homozigot
C.   survival of the fittest
D.   seleksi alam
E.   mutasi

Pembahasan

Sickle cell anemia atau anemia sel sabit adalah penyakit genetik yang ditandai adanya sel darah merah yang berbentuk seperti sabit.
Sel sabit memiliki hemoglobin yang abnormal yang disebut dengan Hemoglobin S (HbS). Sedangkan haemoglobin normal disebut haemoglobin A (HbA).
Seorang pembawa penyakit sel sabit (carier) mempunyai genotip heterozigot HbAHbS. Gen heterozigot ini ternyata memberi keuntungan (advantage) dalam melawan infeksi malaria.
Sel darah merah yang terinfeksi parasit malaria (Plasmodium falciparum) akan berubah bentuk menjadi sel sabit. Akibatnya, parasit malaria tersebut tidak dapat berkembang biak.
Jadi, fenomena tersebut berkaitan dengan heterozygote advantage (A).

Soal No. 55 tentang Struktur dan Fungsi Sel

Sistem Endomembran, struktur dan fungsi sel, vesikula

Perhatikan gambar sel di atas! Sistem endomembran pada sel tersebut melibatkan organel ….A.   a, b, c
B.   b, c, d
C.   c, d, e
D.   a, d, e
E.   b, d, e

Pembahasan

Sistem endomembran adalah berbagai jenis membran dari organel-organel yang dihubungkan melalui sambungan fisik secara langsung atau melalui transfer segmen membran berupa vesikula-vesikula (gambar c).
Sistem endomembran meliputi membran nucleus, membran retikulum endoplasma (gambar e), membran badan golgi (gambar d), membran lisosom, dan membran vakuola (gambar a adalah vakuola, bukan membran vakuola).
Jadi, organel sel yang terlibat sistem endomembran adalah gambar c, d, e (C).

loading...
Previous
Next Post »

Posting Komentar